- Home>
- Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Konsentrasi di jurusan Teknik Informatika menggunakan Metode WP ( Weighted Product )
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Konsentrasi di jurusan Teknik Informatika menggunakan Metode WP ( Weighted Product )
Posted by : Unknown
Selasa, 16 Mei 2017
Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS)
adalah bagian dari Sistem Informasi berbasis komputer (termasuk sistem
berbasis pengetahuan ( Manajemen Pengetahuan ) ) yang dipakai untuk
mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang menfghgolah data
menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah
semi-terstruktur yang spesifik ("Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan ).
Bagaimanakah cara kerja Sistem keputusan Itu sendiri ?
Disini saya akan membahan bagaimana kerja sebuah Sistem Pendukung Keputusan pada Pemilihan Konsentrasi di jurusan Teknik Informatika dengan menggunakan metode Weighted Product (WP).
Pemilihan konsentrasi pada sebuah jurusan sangatlah berperan penting dan tidak asal-asal. pemilihan konsentrasi merupakan sistem kefokusan pendalaman sebuah pembelajaran tingkat lanjut pada sebuah jurusan dari masing-masing fakultas yang ada, terutama pada Jurusan Teknik Informatika.
Misalnya seorang Mahasiswa merasa bingung dengan pilihannya, maka disinilah peran penting sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam mengambil sebuah keputusan. Maka pada sistem tersebut bekerja untuk mengakumulasikan seluruh data-data yang ada serta kriteria-kriteria pada seorang mahasiswa, maka sistem akan membuatkan sebuah solusi dimana sistem tersebut akan memilah-milah serta menentukan hasil yang akurat.
Pada artikel ini saya menggunakan metode Weighted Product (WP) yang merupakan salah satu analisis keputusan multi-kriteria (MCDA) yang sangat terkenal atau metode pengambilan keputusan multi-kriteria (MCDM). jadi sesuai judul yang ada maka untuk memutuskan sebuah sistem yang akuran pertama kita harus membuat sebuah tabel alternatif yang di sertai dengan kriteria-kriteria yang ada.
Pemilihan konsentrasi pada sebuah jurusan sangatlah berperan penting dan tidak asal-asal. pemilihan konsentrasi merupakan sistem kefokusan pendalaman sebuah pembelajaran tingkat lanjut pada sebuah jurusan dari masing-masing fakultas yang ada, terutama pada Jurusan Teknik Informatika.
Misalnya seorang Mahasiswa merasa bingung dengan pilihannya, maka disinilah peran penting sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam mengambil sebuah keputusan. Maka pada sistem tersebut bekerja untuk mengakumulasikan seluruh data-data yang ada serta kriteria-kriteria pada seorang mahasiswa, maka sistem akan membuatkan sebuah solusi dimana sistem tersebut akan memilah-milah serta menentukan hasil yang akurat.
Pada artikel ini saya menggunakan metode Weighted Product (WP) yang merupakan salah satu analisis keputusan multi-kriteria (MCDA) yang sangat terkenal atau metode pengambilan keputusan multi-kriteria (MCDM). jadi sesuai judul yang ada maka untuk memutuskan sebuah sistem yang akuran pertama kita harus membuat sebuah tabel alternatif yang di sertai dengan kriteria-kriteria yang ada.
Contoh :
Karena disini judul SPK Pemilihan Konsentrasi pada Jurusan Teknik Informatika maka kita akan menentukan Kriteria serta alternatif yang sesuai dengan Judul beserta Bobot yang ada Maka :
Nama Alternatif misalnya :
1. Florenziano
2. Wenwen
3. Deleon
Kriteria :
C1 : Nilai IPK Mahasiswa
C2 : Matakuliah yang dikuasai
C3 : Keaktifan
Bobot :
1. 10%
2. 40%
3. 15%
Sehingga kita telah berhasil menentukan sebuah Alternatif, Kriteria serta Bobot, maka untuk perhitungannya agar lebih Rinci bisa di lihat pada Artikel berikut :
http://pixelbali.com/informasi-teknologi/contoh-perhitungan-metode-weighted-product.html Seperti yang kita ketahui makan jika perhitungan telah selesai seperti yang kita liat pada LINK artikel tersebut maka akan dilakukan pe-Rengkingan untuk menentukan apakah mahasiswa tersebut berhak masuk di Konsentrasi A atau pun konsentrasi B misalnya :
Florenziano ingin masuk pada konsentrasi SIstem Cerdas misalnya namun setelah di akumulasi ternyata nilai-nilai dari Florenziano cenderung lebih ke Konsentrasi RPL sehingga Florenziano lebih baik memasuki konsentrasi RPL tersebut
Deleon dari akumulasi nilainya lebih mencolok ke sistem cerdas makan Deleon berhak masuk konsentrasi Sistem Cerdas.
Seperti itulah contoh serta cara kerja dari SPK Pemilihan konsentrasi tersebut, sehingga sistem tersebut bekerja sesuai data yang ada dan real sehingga mahasiswa tersebut tidak cenderung salah memilih Konsentrasi sehingga menjadi beban ataupun ketidak mampuan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar